Home / Headline / Genap Tiga Hari, Akhirnya Jasad Marsiano Gevano Makatei Ditemukan

Genap Tiga Hari, Akhirnya Jasad Marsiano Gevano Makatei Ditemukan

Proses evakuasi jasad Marsiano dari Sungai Kayuni
Proses evakuasi jasad Marsiano dari Sungai Kayuni

Fakfak_ Duka mendalam tak mampu disembunyikan oleh puluhan keluarga Marsiano Gevano Makatei, yang menunggu kedatangan jenazah Marsiano di ruang jenazah RSUD Fakfak, Kamis sore (14/12) tadi.

Jasad Marsiano ditemukan pada 15.33 WIT, setelah menyembul ke permukaan sungai Kayuni. Lokasi ditemukannya jasad Marsiano, tidak jauh dari lokasi ditemukannya jasad kedua temannya,  Nur Ahmad Aulia Basri dan Aulia Wildan Heremba pada Selasa (12/12) lalu.

Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si. yang berada di lokasi musibah, turut menumpang perahu karet Basarnas, untuk mengevakuasi jasad Marsiano dari sungai ke darat. Selanjutnya, dengan menumpang truk Basarnas Pos Fakfak, jenazah Marsiano dibawa ke RSUD Fakfak yang berjarak perjalanan sekitar 45 menit.

“Bapak Wakil Bupati ikut turut mengevakuasi korban dari sungai ke darat. Jenazah saat itu menyembul di pinggir sungai, dekat dengan air terjun. Kami menemukan pukul 15.33 WIT,” terang Yosep Kabes, anggota SAR Pemda Fakfak.

Suara tangis keluarga Marsiano dan masyarakat yang menunggu kedatangan jenazahnya, membuncah, tatkala truk Basarnas yang berjalan mundur, tiba di depan ruang jenazah RSUD Fakfak. Mereka tak mengira, remaja 15 tahun, siswa SMA Negeri 1 Fakfak itu,  harus berpisah selamanya dengan cara terseret arus deras sungai Kayuni.

Jasad Marsiano selanjutnya dirawat petugas dalam ruang jenasah. Hingga berita ini diunggah, jenazah masih dalam proses perawatan.

Sebelumnya, Marsiano hilang diterjang air bah berarus kuat yang menerjangnya, beserta tiga teman lainnya. Dari keempat korban, Agung Ferdiansyah berhasil selamat. Sedangkan dua teman lainnya, yakni Nur Ahmad Aulia Basri dan Aulia Wildan Heremba, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (12/12) lalu.

Dari video yang direkam oleh pengunjung Wisata Air Terjun Kayuni, keempat korban diterjang air bah sebagai akibat hujan di puncak gunung. Keempat korban yang tak menyadari kedatangan air yang mematikan tersebut, tak bisa menghindar. Bahkan salah satu korban, tubuhnya sempat terhempas ke bibir sungai yang terdiri atas bebatuan.

Dengan ditemukannya jasad Marsiano, maka korban air bah wisata Air Terjun Kayuni telah berhasil ditemukan dan teridentifikasi seluruhnya. Dengan begitu, maka operasi pencarian dan penyelamatan yang digelar Pos SAR Fakfak, dihentikan.

Koordinator Pos SAR Fakfak, Nur Kholis Majid, mengucapkan terima kasih atas peran serta Pemerintah Daerah, keluarga dan masyarakat Fakfak, yang telah membantu proses pencarian korban.

“Dengan demikian, maka operasi pencarian dan penyelamatan secara resmi kami hentikan. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemda Fakfak, terutama keluarga korban serta masyarakat Fakfak,” ujar pria asal Banyuwangi, Jawa Timur ini. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Landasan pacu Bandara Torea Fakfak, dibersihan manual dengan sapu

Bandara Torea Belum Tahu Kapan Dibuka, Benarkah Wings Nekat Terbang Tanpa ijin Besok?

Fakfak_ Memasuki hari ketiga pasca musibah tebing bergeser dan longsor pada Rabu (10/1) lalu di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>