Home / Headline / 13 Tahun Menunggu Listrik, Kini Teraliri 18 Jam Perhari

13 Tahun Menunggu Listrik, Kini Teraliri 18 Jam Perhari

Wakil Bupati Fakfak, Abaraham Sopaheluwakan menggunting pita ruang genset didampingi Manager Area Sorong dan Manager SDM dan Administrasi Wilayah Papua dan Papua Barat
Wakil Bupati Fakfak, Abaraham Sopaheluwakan menggunting pita ruang genset didampingi Manager Area Sorong dan Manager SDM dan Administrasi Wilayah Papua dan Papua Barat (dok: wahyu)

Fakfak_ Setelah menunggu tiga belas tahun, akhirnya masyarakat di dua distrik, yakni Distrik Bomberay dan Distrik Tomage, Kabupaten FakFak, Papua Barat, bisa menikmati listrik PLN yang menyala delapan belas jam setiap harinya. Sebelumnya, mereka mendapatkan aliran listrik paling lama dua belas jam perhari. Itupun, jika pasokan solar ada. Jika solar habis, sering mereka beraktivitas malam dalam kegelapan.

Kini, setelah PLN Area Sorong melaunching program listrik desa pada Rabu (25/10) malam lalu, keadaan keadaan masyarakat Distrik Bomberay dan Distrik Tomage diharapkan menjadi lebih baik.

PLN Area Sorong, menjadikan Bomberay sebagai pusat melaunching 16 lokasi listrik desa yang merupakan program dari program Papua Terang. Dengan kekuatan genset sebesar 200 kw, PLN bakal memberikan sumbangsih perubahan positif bagi daerah.

Manager Area Sorong, Aep Saifudin, dalam keterangannya kepada wartawan menyampaikan bahwa, untuk tahap awal, pihaknya menyediakan satu genset berkekuatan 200 kw. Namun jika terjadi pertambahan pelanggan, maka pihaknya akan menambah dengan satu genset lagi.

“Jadi Bomberay kami jadikan sebagai pusat launching 16 lokasi program listrik desa yang merupakan salah satu program dari Papua Terang. Untuk saat ini sudah ada 465 pelanggan yang terdaftar. Tentu jumlah pelanggan ini akan bertambah. Dengan demikian, kami akan menambah satu genset lagi dengan kekuatan yang sama,” jelas Aep. “Listrik akan menyala dari jam 6 sore hingga besok jam 12 siang,” tambahnya.

Manager Rayon Fakfak, Muhammad Puarada menjelaskan, waktu jedah selama enam jam akan dipergunakan untuk perawatan dan pemeriksaan rutin.

“Karena genset masih satu unit, maka listrik menyala selama 18 jam perhari. Yang 6 jam akan dipergunakan untuk perawatan rutin. Jika nantinya genset sudah ada dua unit, maka listrik bisa menyala 24 jam,” ujar Puarada.

Sementara itu, usai meresmikan launching listrik desa, Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abaraham Sopaheluwakan, M.Si., didampingi Manager PLN Area Sorong, Aep Saifudin dan Manager SDM dan Administrasi Wilayah Papua dan Papua Barat, Lukas Tarigan, menggunting pita ruang genset.

Dalam sambutannya, Abraham menyampaikan terima kasih kepada PT. PLN, serta harapan bahwa setelah adanya listrik selama delapan belas jam ini, bisa menggerakkan perekonomian masyarakat Bomberay dan Tomage.

Usai itu, Wakil Bupati dan rombongan meninjau langsung satu rumah penduduk yang  telah mendapat aliran listrik PLN. Wakil Bupati menyalakan listrik dengan membuka switch pada meteran.

Hal penting lainnya ialah, dengan berlangganan listrik PLN ini, maka setiap keluarga dapat menghemat pengeluaran untuk biaya penerangan hingga 1 juta rupiah lebih, setiap bulannya. Sebelumnya, warga harus menyediakan solar minimal 5 liter per hari. Dengan harga solar 10.000/liternya, maka biaya listrik sebesar 1,5 juta.

Elin Ismaya, pegawai Kantor Distrik Bomberay merasa senang dengan adanya listrik desa dari PLN ini. Baginya, pekerjaan kantor akan sangat terbantu dengan adanya listrik yang akan menyala hingga jam 12 siang ini.

“Senang sekali. Listrik ini, meski menyala hingga jam 12 siang, tentu akan sangat membantu pekerjaan kantor menjadi lebih cepat,” kata Elin.

Setelah launching listrik desa untuk Distrik Bomberay dan Distrik Tomage, PLN diharapkan segera menuntaskan masalah listrik di Distrik Kokas. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Gunting Pita PLTMG MPP Jayapura oleh Direktur Bisnis Regional Maluku-Papua

First Synchron PLTMG MPP 50 MW

Jayapura_ PLN Wilayah Papua mengoperasikan Pembangkit Listrik Mesin Gas (PTLMG) yang dibangun pada 2017 sebesar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>