Home / Headline / Didemo Puluhan Orang, Bank Mandiri Lumpuh 100 Menit

Didemo Puluhan Orang, Bank Mandiri Lumpuh 100 Menit

Puluhan orang memalang Bank Mandiri Cabang Fakfak
Puluhan orang memalang Bank Mandiri Cabang Fakfak

Fakfak_ Puluhan orang, siang tadi (23/8) mengggeruduk Bank Mandiri Cabang Fakfak yang berlokasi di Jl. Izak Tellusa, Fakfak. Massa yang datang dengan puluhan motor dan beberapa mobil pick up ini, bertujuan meminta bank BUMN tersebut, untuk bertanggung jawab atas hasil lelang agunan yang bermasalah.

Begitu tiba, massa langsung meminta seluruh nasabah yang ada di dalam ruang pelayanan untuk keluar. Selanjutnya, massa menyegel atau memalang kantor utama dengan menempelkan beberapa kertas pamflet ke pintu utama dan pintu ruang ATM. Akibatnya, bank tersebut lumpuh tak bisa melayani nasabah, lebih kurang 100 menit.

Massa berorasi di halaman bank dengan membentangkan beberapa pamflet. Beberapa orang yang tersulut emosinya,  sempat membanting tempat sampah dan mengikat pintu utama dengan tambang. Sedangkan seorang pengurus yayasan yang bernegosiasi di dalam ruang pelayanan bank, sempat menendang tempat pot bunga.

Massa yang merupakan pendukung Muhammad Kabes, pengurus Yayasan As Salaam Fakfak yang memenangkan lelang ini, menganggap Bank Mandiri tidak bertanggung jawab dan tidak memberikan solusi atas masalah lelang bekas agunan nasabahnya, yang dimenangkan oleh Miuhammad Kabes.

“Kami memenangkan lelang sebuah rumah yang berlokasi di depan SD IT As Salaam melalui lelang di kantor lelang Sorong. Ternyata, kami mendapati mantan pemilik rumah tersebut, tidak mau meninggalkan rumah, dengan alasan masih memiliki masalah dengan Bank Mandiri. Bagi kami selaku pemenang lelang yang sah, tentu kami berpikir bahwa seharusnya barang yang dilelang, apalagi oleh sekelas Bank Mandiri, harus sudah bebas dari masalah, sehingga kami bisa memanfaatkan rumah tersebut,” terang Muhammad Kabes, yang merupakan pembina Yayasan As Salaam.

Salah seorang pengurus yayasan, Imam, turut menyesalkan barang yang dilelang ternyata masih bermasalah.

“Jika memang masih bermasalah, seharusnya jangan dilelang. Untuk itu kami meminta kepada Bank Mandiri, agar membuat spanduk yang bertuliskan bahwa, kami memenangkan lelang dengan sah. Hal ini untuk menghindari fitnah yang berkembang, bahwa kami penipu. Kedua, kami minta Bank Mandiri membayar biaya eksekusi sebesar 50 juta yang diminta Pengadilan Negeri Fakfak. Jika tidak, maka kami meminta uang lelang kami sebesar 450 juta. Saya rasa itu yang terbaik,” ujar Imam.

Mendapat tekanan tersebut, akhirnya Bank Mandiri menyatakan bersedia memenuhi tuntutan pendemo. Saat wartawan ke Pengadilan Negeri Fakfak, perwakilan massa dan perwakilan bank, terlihat turun dari lantai 2 dimana panitera berkantor.

Informasinya, perwakilan Bank Mandiri dari Sorong, pukul 4 sore tadi sudah tiba di Fakfak dan akan mengadakan pertemuan dengan pihak Bank Mandiri Fakfak dan pemenang lelang. Namun hingga saat ini, media belum mendapatkan informasi tambahan. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kepala Kejaksaan enegeri Fakfak, Rilke Jeffry Huwae, SH. MH.

Skandal “Koperasi” DPRD Fakfak 3 Milyar Lebih Dibidik Kejaksaan

Fakfak_ Boleh percaya boleh tidak. Ternyata, baik mantan anggota maupun anggota DPRD Kabupaten Fakfak yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>