Home / Headline / Polres Fakfak Bongkar Pemalsuan SIM

Polres Fakfak Bongkar Pemalsuan SIM

AT, bersama barang bukti pembuatan SIM palsu
AT, bersama barang bukti pembuatan SIM palsu

Fakfak_ Satuan Reskrim Polres Fakfak, Senin malam (20/2), berhasil membongkar pembuatan SIM aspal alias asli tapi palsu. Kasus ini terbongkar, ketika AT, warga asal Kendari yang baru tujuh bulan berada di Fakfak ini, terjaring razia lalu lintas, pada siang harinya.

Dari tangan AT yang berprofesi sebagai tukang ojek ini, polisi mendapati SIMnya diduga kuat palsu. Dari pengembangan kasus, akhirnya polisi mengamankan barang bukti berupa seperangkat komputer, alat laminating, printer selfi, kertas foto dan beberapa lembar SIM aspal, dari salah satu kios foto copy di Kelurahan Danaweria, Fakfak.

Tak ayal, kedatangan belasan polisi berpakaian preman ke kios milik keponakan AT tersebut, mengundang banyak warga sekitar berdatangan.

Kasat Serse Polres Fakfak, AKP. Indro Rizkiadi, SIK. menjelaskan bahwa, polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut, lantaran kasus tersebut diduga melibatkan beberapa orang.

“Awalnya memang dari terjaringnya AT saat razia lalu lintas, kemudian berkembang ke lokasi dimana AT membuat SIM palsu tersebut. Kami saat ini, masih mengembangkan kasusnya, sebab masih ada beberapa orang yang diduga kuat terlibat dalam masalah ini,” terang Indro.

Kepada penyidik, AT mengatakan, “Saya baru membuat tiga lembar SIM. Saya belum menerima pembayarannya,”

Menurut AT, dirinya membuatkan SIM palsu tersebut, karena ingin menolong temannya sesama tukang ojek, agar tidak terjaring razia lalu lintas. Dirinya juga tidak memasang tarif untuk membuat SIM palsu tersebut. LR dan Fl, disebut AT sebagai teman yang dibuatkan SIM C palsu tersebut.

Dari penuturan AT, dirinya membuat SIM C palsu dengan cara menscan SIM C asli milik temannya, kemudian mengedit, dengan mengganti nama dan foto pada SIM C asli tersebut. Sehingga, dari beberapa lembar SIM C palsu yang disita polisi, nama dan foto pada SIM memang berbeda, namun alamat tetap tidak diedit, masih asli beralamat di Jl. Pelopor RT XIV Keluarahan Fakfak Utara.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AT yang diancam dengan pasal pemalsuan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara ini, diamankan di tahanan Polres Fakfak.

Sementara itu, hingga kemarin malam, polisi masih mengejar pemilik SIM asli, serta LR dan Fl yang merupakan teman AT dan menikmati SIM palsu tersebut. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Bendera Jerman yang terobek dan terbakar

Lapor Balik Penganiayaan Dan Perusakan, FK Juga Akan Laporkan Soal Cek Bodong

Fakfak_ FK atau Fredy Kerryanto, anggota DPRD Kabupaten Fakfak yang dilaporkan Lando Iha terkait dugaan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>