Home / Headline / Minat Baca Turun, Perpustakaan Harus Pintar Buat terobosan

Minat Baca Turun, Perpustakaan Harus Pintar Buat terobosan

Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Fakfak, Baharudin, SE.
Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Fakfak, Baharudin, SE.

Fakfak_ Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Fakfak, Baharudin, SE. mengatakan, minat baca warga Fakfak menurun, seiring semakin mudahnya akses internet.

“Mudahnya mengakses jaringan internet, masyarakat umum pelajar dan mahasiswa, sudah mulai berkurang datang ke kantor ini. Setiap hari hanya 5 sampai 10 orang yang berkunjung,” kata Baharudin, kemarin.

Selama ini, pengunjung perpustakaan rata-rata adalah pelajar dan mahasiswa. Biasanya, mereka mencari referensi materi kuliah atau pelajaran, yang ditugaskan oleh dosen atau gurunya.

Baharudin melanjutkan, pihaknya ingin meningkatkan gemar membaca, yakni dengan penyediaan perpustakan keliling dengan mobil. Namun, permasalahan anggaran menjadi kendala.

“Kami tidak bisa melaksanakannya, karena terbentur dengan biaya operasional,” jelasnya.

Menyikapi masalah ini, perpustakaan memang dituntut untuk cerdas membaca situasi. Untuk menarik minat masyarakat datang ke perpustakaan, gudang buku plat merah ini bisa mencoba beberapa kiat.

Khurul Fatoni, SH., warga Malang yang pernah bekerjasama dengan perpustakaan di beberapa kabupaten di Jawa Timur ini mengatakan, perpustaan harus tetap menjadi gudang ilmu.

“Era saat ini, perpustakaan harus di-upgrade. Dulu, perpustakaan sebatas tempat buku. Tetapi, kami memiliki konsep, membuat perpustakaan digital. Kini, perpustakaan digital sudah bukan barang baru. Sekolah sekolah sudah banyak yang memiliki ini,” kata Fatoni.

Lebih jauh, Fatoni, yang juga pimpinan Koran Memo Timur ini mengatakan, “Untuk menarik masyarakat agar bersedia datang ke perpustakaan, bisa dengan beberapa kegiatan berbasis edukasi. Kami pernah mengadakan kegiatan nobar alias nonton bareng film. Tema film bisa dipilih sesuai sasaran kita. Kemudian dibahas dalam sebuah diskusi. Gelar berbagai lomba dengan menyertakan pihak sponsor. Banyak cara,”

Nah, bagaimana? Kendalan anggaran bukan menjadi kendala berkreasi. (wah)

 

Reporter : Salter

Editor : Wahyu

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Suasana ujian berbasis android di SMK Yapis Fakfak

Inovasi Tiada henti, SMK Yapis Terapkan Ujian Berbasis Android

Fakfak_ Hari perdana melaksanakan PAS atau Penilaian Akhir Semester yang akan berlangsung sejak kemarin (22/5) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>