Home / Headline / Guru Wanita MTs Negeri Fakfak Dihajar Ortu Murid

Guru Wanita MTs Negeri Fakfak Dihajar Ortu Murid

Tawakal Iribaram, Kepala MTs Negeri Fakfak
Tawakal Iribaram, Kepala MTs Negeri Fakfak

Fakfak_ Setelah beberapa waktu tak terdengar, kasus orang tua siswa hajar guru, Sabtu (22/10) kembali terjadi. Kali ini, Wa Hasna, guru wanita pada MTs Negeri Fakfak, dihajar orang tua siswa, karena tak terima anaknya mendapat hukuman dari gurunya.

Informasi menyebutkan, guru wanita tersebut melempar si murid dengan kayu kecil, lantaran tidak mengerjakan PR. Rupanya, lemparan tersebut terkena di wajah murid, yang mengakibatkan sedikit luka.

Tak terima perlakuan guru tersebut, kedua orang tua siswa kelas VIII melabrak sekolah dan menghajar Wa Hasna. Akibatnya, Wa Hasna harus absen mengajar karena sakit.

Kepala MTs Negeri Fakfak, Tawakal Iribaram, membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskan, pihaknya hari ini (24/10) menunggu Ketua Komite Sekolah untuk membicarakan hal tersebut.

“Ini saya sedang menunggu Ketua Komite Sekolah. Kami akan rapat membahas masalah tersebut,” ujar Tawakal.

Lebih lanjut Tawakal menjelaskan bahwa, peristiwa pemukulan orang tua terhadap guru, seharusnya tidak perlu terjadi. Peristiwa tersebut juga sudah dilaporkan ke polisi, dan polisi akan memediasi antara pihak seklah, utamanya guru yang bersangkutan, dengan orang tua siswa.

“Tetapi, harusnya kedua pihak yang membuat pernyataan. Jangan hanya pihak guru saja. Dan kasus ini sudah bergeser ke masalah hak ulayat. Bahkan Sabtu (22/10) setelah peristiwa pemukulan itu, mereka memalang sekolah ini, namun hari itu juga palang telah dibuka,” tambah Tawakal.

Tawakal juga mengharapkan agar PGRI dapat berperak aktif menyikapi masalah ini, agar ke depan hal seperti itu tidak terjadi lagi.

“Saya berharap PGRI turun tangan. Harus dicari solusi terbaik menyikapi hal ini,” harap Tawakal.

Sementara itu, seorang guru mengatakan, “Kami serba salah. Jika tidak diterima di sekolah ini, mereka marah. Tetapi jika ada sedikit masalah, mereka marah juga. Guru serba salah. Jika perlu, para guru harus menunjukkan solidaritasnya,”

Beberapa tahun lalu, peristiwa orang tua siswa main pukul guru, terjadi di SMK Yapis Fakfak dan menyebabkan dunia pendidikan terguncang. Mediasi di DPRD tak membuahkan hasil, sehingga berlanjut ke pengadilan. Dan beberapa waktu lalu, peristiwa serupa juga menimpa guru di SMP Negeri Fakfak.

Pantauan Infofakfak Senin (24/10) siang, kegiatan belajar mengajar di MTs Negeri Fakfak berjlan normal. Semoga peristiwa ini tidak menyisakan trauma bagi guru. Bagaimanapun, tanpa guru, kita bukanlah siapa-siapa. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kapolres Fakfak menyematkan tanda jabatan kepada Wakapolres yang baru

Kompol Anjar Purwoko, SH. S.I.K. Dikukuhkan Sebagai Wakapolres Fakfak

Fakfak_ Bertempat di halaman Mapolres Fakfak, Kapolres Fakfak, AKBP. Gazali Ahmad, S.I.K., tadi pagi (11/9), ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>