Home / Headline / Kejari Fakfak Tahan Kepala Badan Kesbang Linmas

Kejari Fakfak Tahan Kepala Badan Kesbang Linmas

SR saat keluar dari ruangan Kasi Pidsus menuju mobil tahanan kejaksaan
SR saat keluar dari ruangan Kasi Pidsus menuju mobil tahanan kejaksaan

Fakfak_ Kejaksaan Negeri Fakfak, Kamis (29/9) sore, menahan Kepala Badan Kesbang dan Linmas Kabupaten Fakfak, SR. SR serta bendahara pada Kantor Badan Kesbang dan Linmas berinisial RAT. Keduanya disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo, pasal 18 ayat (1) huruf a, huruf b dan huruf c, ayat 2 dan ayat 3 Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 jo. Dan UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana

Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jefry Huwae, SH. MH. menjelaskan bahwa, penahanan terhadap dua orang tersangka tersebut, dimaksudkan untuk memperlancar penyelesaian kasus tersebut.

“Keduanya terpaksa kami tahan, untuk memperlancar proses penyelesaian kasus tersebut. Sebab kami menilai, keduanya tidak kooperatif. Untuk jumlah kerugian negara masih kami hitung dan segera diketahui,” jelas Kajari.

Informasinya, SR dan RAT diduga melakukan tindak pidana korupsi dana kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Tahun Anggaran 2014 dan Tahun 2015, serta dana Program Pemeliharaan Kantranstibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal Tahun Anggaran 2015.

Kasi Intel Kejari Fakfak, Togi Sirait, SH. yang mendampingi Kajari menambahkan, modus yang dilakukan tersangka, yakni dengan menyatukan dua kegiatan menjadi satu kegiatan, namun dalam laporannya tetap melaksanakan dua kegiatan. Selain itu, salah satu jenis kegiatan yang seharusnya dilaksanakan di seluruh distrik, tetapi hanya dilaksanakan di beberapa distrik saja.

“Tersangka juga diduga melakukan serupa saat kegiatan di salah satu hotel. Seharusnya, kegiatan yang diikuti oleh para kepala kampung tersebut, dilaksanakan 3 hari dan peserta mengainap di hotel tersebut. Namun, kegiatan itu ternyata hanya diselesaikan sehari tanpa menginap. Untuk jumlah pasti kerugian negara masih akan dihitung, namun secara kasar diperkirakan lebih dari 1 miliar rupiah,” terang Togi.

Pemeriksaan keduanya, didampingi oleh pengacara La Iriyani, SH. yang mengaku baru ditunjuk namun belum dibuatkan surat kuasa tersebut.

Kepada media, La Iriyani mengatakan, “Saya selama ini tidak tahu masalah ini, dan baru diberitahu tadi. Jadi saya belum bisa memberikan penjelasan yang luas,” kata La Iriyani.

Setelah pemeriksaan beberapa jam, akhirnya kedua tersangka tersebut, diantar ke Lembaga Pemasyarakat Fakfak, menggunakan mobil tahanan kejaksaan.

Pemeriksaan dan persiapan penahanan SR dan RAT ini, dikawal beberapa polisi bersenjata laras panjang. Penjagaan ekstra ketat ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kepala Kejaksaan enegeri Fakfak, Rilke Jeffry Huwae, SH. MH.

Skandal “Koperasi” DPRD Fakfak 3 Milyar Lebih Dibidik Kejaksaan

Fakfak_ Boleh percaya boleh tidak. Ternyata, baik mantan anggota maupun anggota DPRD Kabupaten Fakfak yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>