Home / Headline / Lagi, Janin 7 Bulan Dibuang Ke laut

Lagi, Janin 7 Bulan Dibuang Ke laut

Jasad janin laki-laki ditemukan mengapung di laut
Jasad janin laki-laki ditemukan mengapung di laut

Wagom_ Siang tadi (4/6), Warga Tanjung Wagom, Kelurahan Wagom, Distrik Fakfak, heboh. Pasalnya, janin bayi laki-laki yang diperkirakan berusia 7 bulan, ditemukan telah mati dan terapung di laut. Karena lokasi penemuan janin ini di pinggir jalan, peristiwa ini membuat arus lalin macet.

Kasat Sabhara Polres Fakfak, Iptu Sugeng menjelaskan bahwa, pihaknya menerima pemberitahuan masyarakat, bahwa ada janin yang dibuang ke laut.

“Saya menerima pemberitahuan sekitar pukul 14.15. kemudian kami dating ke lokasi dan lakukan evakuasi, kemuadia janin dibawa ke rumah sakit. Menurut penjelasan Dokter Eri, diperkirakan janin dibuang 1 hingga 2 hari lalu. Sedang perkiraan usia janin 7 bulan,” jelas Sugeng.

Peristiwa ini, mengingatkan warga Wagom pada penemuan janin yang dibuang ke laut beberapa bulan lalu. Lokasi penemuan janin yang dulu dan saat ini, hanya berjarak sekitar 100 meter. Bedanya, janin saat ini bertubuh lengkap sehingga bisa diketahui jenis kelaminnya, sedangkan janin yang ditemukan saat itu, hanya ditemukan bagian perut ke atas.

“Kami belum mengetahui siapa yang membuang janin tersebut. Untuk itu, kami akan terus mendalami kasus ini,” tambah Iptu Sugeng.

Setelah dilakukan visum di UGD RSUD Fakfak, janin diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dimakamkan. Dinas Sosial lantas meminta bantuan Ustadz Djusman Ali Fidmatan, untuk mengurus pemakaman janin tersebut.

Ustadz Djusman, boleh dikatakan sebagai spesialis urusan mayat yang meninggal kurang wajar. Mayat-mayat kecelakaan, seperti kecelakaan laut, dimana kondisi mayatnya sering tidak utuh, biasanya selalu menjadi urusan Ustadz Djusman.

Tokoh agama yang sudah sepuh ini mengingatkan agar orang tua lebih memperhatikan anaknya, agar tidak terjadi hal seperti ini lagi.

“Saya berharap, orang tua harus lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai peristiwa seperti ini terulang kembali,” harap khotib Masjid Raya Baitul Makmur ini.

Rencananya, jazad janin tersebut akan dimakamkan secepatnya, sebab janin sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kajari Fakfak, Rilke Jeffri Huwae, SH.

Kejaksaan Segera Terbitkan DPO Kasus Susu Fiktif Dinas Kesehatan

Fakfak_ Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jefri Huwae, SH., Kamis (29/10) siang tadi, telah menandatangani ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>